Mengenal Bahasa Inggris Formal dan Informal

Sama halnya dalam penggunaan bahasa Indonesia atau bahasa daerah yang ada di berbagai suku di Indonesia, bahasa Inggris juga memiliki aturan khusus untuk membedakan penggunaan kata dalam bahasa, atau susunan kata dalam sebuah kalimat yang baik dalam situasi tertentu. Yang pasti terjadi adalah kita harus dapat membedakan bahasa formal dan informal yang harus digunakan.

Bahasa Inggris formal biasa dikaitkan dengan buku teks, laporan resmi, artikel akademis, esai, surat bisnis, kontrak, pidato resmi. Sedangkan informal cenderung digunakan dan berkaitan dengan interaksi dengan teman, berbicara atau mengobrol online. Penjelasan lebih lanjut akan diuraikan di bawah ini, baca sampai selesai ya!

1. Bahasa Inggris formal

Kalimat yang digunakan lebih panjang atau kompleks.Tanda baca, tata bahasa yang tepat,

dan struktur kalimat yang benar sangat penting. Kalimat formal yang mungkin anda lihat dalam jurnal akademis:

Penelitian telah menunjukkan bahwa mempelajari bahasa kedua, selain mengarah pada karir yang lebih luas dan peluang sosial, juga dapat memperluas kemampuan penalaran otak, meskipun temuan ini dibantah oleh beberapa ilmuwan.

Cara yang kurang formal untuk mengungkapkan ide yang sama:

Mempelajari bahasa lain dapat meningkatkan karier dan kehidupan sosial Anda. Beberapa orang juga mengatakan itu bisa membuat Anda lebih pintar, tetapi yang lain tidak setuju

2. Bahasa Inggris Informal

Kalimat yang lebih pendek dan sederhana – tata bahasa yang sempurna tidak begitu penting. Jadi usahakan jangan terlalu gugup tentang kesalahan saat berbicara!

“Have you finished your work yet?” –> “Finished your work yet?”

“I’m really liking this book.”

(“Like” secara teknis tidak boleh dalam bentuk -ING di sini)

“But I don’t think so.”

Memulai kalimat dengan “but”, mengakhiri kalimat dengan preposisi, menggunakan fragmen kalimat – semuanya dilakukan dalam bahasa Inggris lisan informal.